Arsip | politik RSS for this section

SUPER PHOTO___GAMBAR EKSKLUSIF BENTROKAN BERDARAH DI THAILAND

Kumpulan foto-foto bentrokan di Thailand yang menelan banyak korban harta dan jiwa.

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

foto eksklusif bentrok thailand

.garpinghor {border: #000000 1px solid;font-size: 8pt; background-color: ;height: 450; width: 500; overflow:hidden;}

GRUP DUKUNG DAN TOLAK AYU AZHARI MUNCUL DI FACEBOOK

Artis Ayu Azhari menjadi bakal calon (balon) Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi mendampingi Heri Haryanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Reaksi pro kontra pun bermunculan di Facebook.
Penelusuran detikcom, Sabtu (26/12/2009) grup yang mendukung Ayu Azhari ada 3 kelompok.
Seperti ‘AYU AZHARI FOR SUKABUMI’. Grup yang digawangi Rivalghi Noversa danRiki Subagja Mahapatra ini sudah memiliki pengikut 13 orang.
“Ayo dukung AYU AZHARI SEBAGAI CALON WAKIL BUPATI SUKABUMI untuk memajukan kota SUKABUMI dalam berbagai bidang seperti : hiburan, pkrjaan, pndidikan, DLL,” tulis moderator dalam deskripsi laman situs grupnya.
Grup lainnya yang mendukung pencalonan Ayu Azhari adalah ‘Beri Dukungan Ayu Azhari Ikut Pilkada Sukabumi’. Dalam deskripsinya, kelompok yang digawangi Rastin Aguana memajang salah satu berita terbitan ibu kota tentang majunya Ayu menjadi balon wabup. 8 Orang sudah menjadi pengikut di grup ini.
Kelompok lainnya adalah ‘AYU Azhari for WAKIL BUPATI SUKABUMI 2010-2015’. Grup ini sudah memiliki 13 anggota. Dukungan mengalir seperti dituliskan Corry Harisyahatullaely, “Ayo maju terus..pasti menang”.
Juga Ahmad Sobirin yang menuliskan di dinding grup itu, “Ayo..kita dukung Ayu Azhari untuk menjadi lebih baik dan maju…peace.”
Sedangkan kelompok yang menolak Ayu Azhari menjadi balon Wabup Sukabumi hanya terpantau satu kelompok saja. Namun, pengikutnya lebih banyak dibanding 3 kelompok pendukung Ayu. Hingga pukul 06.20 WIB, sudah ada 39 pengikut.
‘TOLAK “AYU AZHARI” MENJADI BALON WABUP KABUPATEN SUKABUMI’ demikian nama kelompok itu. Dalam deskripsinya, moderator kelompok ini mempertanyakan kompetensi dan kapasitas Ayu menjadi bakal calon pemimpin pemerintahan di Sukabumi.
“Namun seorang Ayu Azhari mencalonkan diri menjadi Wabup Sukabumi? Apa jadinya Kabupaten Sukabumi? Reputasi yang kita nilai sama sekali tidak mendukung dari seorang Ayu Azhari untuk menjadi pejabat publik. Kami sebagai warga Sukabumi merasa sangat terhina..” tulis moderator grup.
Semua anggota grup ini mengkritik langkah Ayu itu. “Apa PDIP gak punya seorang calon yang lebih pantas gitu? Rasanya orang Sukabumi asli masih banyak banget yang pantas dicalonin jadi wabup..,” tutur Yati Suciati. Nah, yang mana pilihan Anda?

BETULKAH INDONESIA NEGARA PARA BEDEBAH…?

ya….pertanyaan tersebut langsung ada di pikiranku,ketika aku menyaksikan acara berita di sebuah TV,yang dibacakan oleh seseorang dengan begitu lantang dan ekspresife. sungguh aku terpana, bukan karena lihat orangnya…tapi dengar apa yang menjadi ungkapannya.ya..puisi yang dibacakannya, mengungkapkan betapa negeri ini…negeri kita tercinta…indonesia raya…dikonotasikan sebagai sebuah negeri tempat para BEDEBAH.

pertanyaan selanjutnya adalah, betulkah negeri ini sudah menjadi tempat para bedebah…?..ya apa bedebah itu..?.
para bedebah adalah orang-orang yang sudah tidak memiliki nilai kebangsaan,kebersamaan dan kepedulian terhadap nasib bangsa secara keseluruhan. mereka memikirkan diri sendiri,kelompok atau dikuasai oleh ego dan keinginan dirinya sendiri.
banyak kasus yang dapat kita jadikan tolak ukur,bahwa negeri ini adalah negerinya para bedebah.coba saja tengok,ataupun sekilas kita mengingat berbagai kejadian belum lama ini.dari  mulai mafia peradilan,kasus korupsi,adanya pertentangan lembaga yudikatif seperti kasus kpk lawan kepolisian dan kejaksaan, dan oknum pejabat negara,daerah dan wakil rakyat yang doyan suap dan menyuap.semua itu sudah menjadi bukti cukup kuat untuk memberikan label negeri ini sebagai negeri para bedebah.
sampai kapan negeri yang kita cintai akan seperti ini,dan siapakah yang bisa menyelesaikan seluruh persoalan bangsa ini..?..kalau bukan diri kita sebagai warga negara ini yang yang harus membenahi.